Unlocking Insights, Uncovering Patterns.

I’ve been writing actively on Tumblr since 2017, sharing thoughts, stories, dan analisis ringan. Unfortunately, I forgot the password, so this blog has become my new home for writing and ideas. But here, I simply want to reflect on my faith. I read when my mind is clear and open, letting new ideas flow in. I write when my thoughts feel overwhelming, helping me process and make sense all of them.

Mungkin karna terbiasa melihat pola, saya melihat Alkitab menafsirkan dirinya sendiri melalui pola yang berulang di dalamnya. Oleh sebab itu saya percaya bahwa dalam analisis data ataupun dalam memahami Alkitab, keterkaitan dan konteks membantu kita memahami makna yang lebih dalam. Dan seperti dalam forecasting, pola yang berulang tidak digunakan hanya untuk membaca masa lalu, tapi juga untuk memperkirakan kemungkinan dimasa depan. Terlebih lagi jika Tuhan SUDAH memberitahukan nya di Perjanjian Baru.

Seperti yang Yesus katakan dalam kitab Matius 16, bahwa manusia mampu membaca langit dan memperkirakan cuaca, tetapi gagal membaca zaman. Artinya, kita pun di tuntut untuk memahami tanda-tanda jaman ini, tetapi dengan perspective Yesus dalam Alkitab. Sebab iblis menggunakan pola imitasi untuk menyesatkan.

Imitation is a higher strategy of deception :
Deception by imitation = to mislead, first look the same = mereplikasi untuk menjadi lawan = menyerupai untuk menyesatkan = the closer the resemblance, the higher the probability of deception.

Imitation methods is the most dangerous and advanced strategy of deception. ~vctrmldb