Apakah Antikristus dengan Dagala/Dajjal adalah sosok yang sama? Saya jawab TIDAK. Sejak lama saya memperhatikan, Dagala /Dajjal ini interpretasi nya lebih merujuk pada sosok si perempuan yang akan di perangi oleh binatang. Karna tidak hati-hati memperhatikan konteks Alkitab makanya di kira sebagai Antikristus. Penafsiran tsb jika di telusuri ke akar nya, itu lahir dari pemahaman bahwa: Antikristus datang dari bangsa Yahudi. Itu jelas menentang struktur kebenaran dalam Alkitab.
Interpretasi tentang Dagala/Dajjal, dia ini akan dikalahkan kekuatan yang kemudian merebut Yerusalem, lalu berkuasa disana menggantikan Israel. Sedangkan Antikristus dalam Alkitab sangat jelas bahwa dia adalah sosok binatang yang mengalahkan si perempuan. Yang akan di hancurkan bukan oleh perbuatan nabi/manusia seperti dalam kitab Daniel 8:25 Dan oleh karena akalnya, penipuan yang dilakukannya akan berhasil; ia akan membesarkan dirinya dalam hatinya, dan dengan tak disangka-sangka banyak orang akan dibinasakannya; juga ia akan bangkit melawan Raja segala raja. Tetapi tanpa perbuatan tangan manusia, ia akan dihancurkan.
Tetapi oleh Tuhan sendiri, seperti dalam kitab Wahyu 19:19 Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya.
Wahyu 19:20 Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.
Arti nya: Penunggang kuda dalam Wahyu adalah, Raja segala raja dalam Daniel. Begitu pola nya.
Jika dirumuskan:
D = Dajjal, K = Kekuatan lain yang mengalahkan Dajjal, I = Israel
Berarti K lebih besar dari D, kemudian K menggantikan I:
K > D, dan K mengambil alih Yerusalem menggantikan I (secara geopolitik).
Sekarang bandingkan dengan nubuat dalam struktur Alkitab Wahyu 17 dan 13:
Binatang (B) = Kerajaan si Antikristus, Perempuan (P) = Israel (I)
Berarti B lebih besar dari P. Jika P adalah Israel, maka B mengalahkan Israel:
B > P, jika P = I maka B mengalahkan Israel.
Dari rumsan tsb terjawab bahwa sebetulnya yang ingin dikatakan darisana adalah pemerintahan Israel ini adalah Dgala/Dajjal. Dan dari situ juga muncul bentuk Antisemitisme secara global! Termasuk gereja yang gagal memahami nubuat Wahyu akan terkecoh seperti yang sudah Yesus katakan dalam Markus 13:22 “… sekiranya mungkin menyesatkan orang-orang pilihan”.
Dan perhatikan, mereka yang telah terkecoh, selalu memiliki pola yang sama: berdebat kesana-kemari perkara Yesus tdk mengatakan diri Nya Tuhan dalam Alkitab. Maka dengan begitu mereka akan SULIT memahami kitab Daniel dan Wahyu yang lebih kompleks pola nya untuk mendapatkan jawaban dari pesan nubuat, agar bisa di gunakan untuk berjaga-jaga.
Karna toh di kitab Daniel dan Wahyu tdk ada sebutan eksplisit Antikristus. Yang ada hanya tanduk, binatang, perempuan.
Dear all of my friends who read this,
Sebelum saya melanjutkan tulisan yang panjanh dan njelimet ini, saya ingin menegaskan lebih dulu bahwa apa yang saya sampaikan bukanlah dorongan untuk membenci siapapun, termasuk teman-teman yang memiliki keyakinan yang berbeda. Saya tidak sedang mengajak kalian untuk memeluk agama saya, sebab saya sendiri sejak lama menganggap konsep “agama” adalah perbudakan yang kemudian melahirkan aliran-aliran, selanjutnya perdebatan-perdebatan, hingga akhirnya melahirkan pembantaian-pembantaian.
Jadi, kita semua punya hak penuh untuk percaya ataupun tidak. And I fully respect your current position.
Tetapi, karna setiap Kristen percaya bahwa keselamatan hanya datang dari bangsa Yahudi, itu sebabnya iman Kristen tidak akan lepas dari akar nya tsb. Maka izinkan saya mengungkap suatu pola ini, karna saya percaya bahwa suatu saat nanti kalian bisa melihat apa yang saya lihat, dan mengerti apa yang saya mengerti saat ini. Dan ketika semua hal ini tergenapi di depan mata kalian, lalu hati kalian berbalik dan memilih percaya, meskipun itu terjadi di detik-detik terakhir hidup kalian, saya yakin keselamatan itu tetap tersedia. Seperti peristiwa yang terjadi pada salah satu dari dua orang yang disalibkan di samping Yesus. Jadi there is not points untuk memasakan keyakinan disini.
Bagi saya, mendukung Israel bukan berarti mendukung penindasan, tetapi mendukung apa yang Tuhan sudah rencanakan bagi mereka di Akhir Zaman. Dengan mereka kembali ke tanah nya dan berkumpul, saksi-saksi Yesus akan bersaksi di tengah mereka bahwa Yesus adalah Raja segala raja. Dan mengabarkan nubuat para rasul Perjanjian Baru atas mereka, agar mereka berbalik percaya Mesias nya dan akhirnya, jiwa mereka selamat dari amukan musuh-musuh mereka dan juga selamat dari Murka Tuhan atas Iblis, nabi nya dan manusia yang menerima tanda Antikristus.
Yesaya 10:21 Suatu sisa akan kembali,
sisa Yakub akan bertobat di hadapan Allah yang perkasa.
Yesaya 10:23 Sungguh, kebinasaan yang sudah pasti
akan dilaksanakan di atas seluruh bumi oleh Tuhan, Tuhan semesta alam.
Sebab tidak sama hal nya dengan yang binatang ini akan lakukan kepada umat manusia. Injil, memaksa sisa Israel dan umat manusia untuk menggunakan “hak pilih” atau “kehendak bebas” yang dimilikinya dalam mengenal Tuhan sejati agar jiwa nya diselamatkan, dan beralih ke dunia yang baru, yang kekal. Tuhan akan membakar bumi yang sudah rusak ini.
Karena..
Pesan dalam nubuat di kitab Wahyu adalah terkait apa yang akan terjadi pada semua penduduk bumi. Sebab pada awal kebangkitan nya kembali (binatang yang di maksd), banyak orang akan HERAN dan KAGUM, tetapi lama-lama Antikristus akan menuntut ketaatan TOTAL.
Awalnya, pesan ini ditujukan agar orang Yahudi yang telah percaya kepada Yesus bersiap-siap. Lalu, DIPERLUAS bagi bangsa-bangsa non Yahudi yang telah diberi anugerah untuk percaya, dan akhirnya menjadi SERUAN PERINGATAN universal bagi seluruh umat manusia, tanpa memandang kepercayaan untuk bersiap-siap: berdasarkan pesan profetik dan simbolik yang telah ditulis sejak 2000an tahun lalu: Bagaimana Israel akan kembali ke Yerusalem, bagaimana mereka akan di perangi oleh sekelilingnya, bagaimana setiap pengikut Yesus Tuhan akan di sembelih sebelum Israel dikalahkan, hingga bagaimana manusia non percaya Yesus Tuhan akan menerima tanda Antikristus ketika mereka telah mengalahkan Israel, lalu akhirnya menerima murka Tuhan:
Wahyu 14:9 Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: “Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,
Wahyu 14:10 maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.
Karena ancaman dari kekuatan besar yang akan datang bukan hanya terhadap iman Kristen, memang awal nya akan di rasakan oleh saksi Yesus, tetapi juga bagi bangsa Israel sendiri, dan akhirnya kemudian kepada siapa saja yang tidak sepenuhnya tunduk pada otoritas binatang. Termasuk siapapun yang mungkin dianggap bidat/menyimpang dari aliran “murni” yang dia tegakan.
Sebab…
Suka atau tidak suka, tanda Antikristus ini hanya dapat di mengerti oleh Iman yang berakar dari Yahudi. Tetapi tidak semua Yahudi mengerti, melainkan hanya Yahudi yang telah percaya saja.
Juga tidak akan bisa di mengerti oleh semua orang Kristen yang menganut teologi replacement, terlebih lagi mereka yang mengira Tuhan sudah selesai dengan orang Israel pasca penolakan kepada Yesus. Sehingga interpretasi mereka tidak didasari lagi dari konteks Alkitab, yang akhirnya mengira tanda tsb adalah angka “666” di jidat (layaknya penyanyi band black metal), salib terbalik, atau berupa chip, berupa barcode, dll. Itu semua adalah pengalihan.
Ulangan 6:8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,
Sebenar nya, tanda Antikristus ini adalah IMITASI dari apa yang Tuhan telah lakukan dimasa lampau, kepada bangsa Israel melalui nabi besar mereka, Musa.
Lalu kemudian ketika kita memahami ayat tsb dari tradisi Yahudi, konteksnya adalah agar orang Israel mengamalkan hukum-hukum dan ketetapan Tuhan. Melalui ibadah yang di dasari oleh hukum Taurat, sampai Mesias mereka menggenapi hukum-hukum Taurat tsb.
Keluaran 13:8 Pada hari itu harus kauberitahukan kepada anakmu laki-laki: Ibadah ini adalah karena mengingat apa yang dibuat Tuhan kepadaku pada waktu aku keluar dari Mesir.
Keluaran 13:9 Hal itu bagimu harus menjadi tanda pada tanganmu dan menjadi peringatan di dahimu, supaya hukum Tuhan ada di bibirmu; sebab dengan tangan yang kuat Tuhan telah membawa engkau keluar dari Mesir.
Sehingga tidak heran ketika konsep ini di imitasi, maka “makna” nya pun akan ikut terbawa: Jika Musa, nabi besar orang Yahudi, diberi perintah oleh Tuhan untuk mengamalkan ibadah tsb sebagai tanda di dahi dan tangan orang Israel. Maka Antikristus pun diberi perintah oleh Iblis untuk memberi tanda di dahi dan tangan kepada pengikutnya. Dengan cara, memaksa pengikutnya untuk mengamalkan ibadah yang penuh ketaatan kepada si naga, secara sungguh-sungguh berdasarkan hukum nya. Dan bagi yang tidak mau menerima/mengamalkan ibadah tsb secara penuh ketaatan sesuai hukum yang dia terima, akan di bunuh.
Artinya..
Sekali lagi, semua pesan peringatan ini bukan hanya ditujukan kepada Yahudi yang telah percaya Yesus, dan juga bukan hanya kepada bangsa-bangsa non Yahudi yang telah diberi anugerah untuk percaya (Kristen), tetapi bagi SEMUA umat manusia yang awal nya akan kagum dengan kebangkitan nya kembali, kemudian ketika tidak sanggup mengamalkan tuntutan nya, akan menderita dalam hidup dan mati nya.
Jadi, makna ayat kitab Ulangan & Keluaran di atas barusan adalah ibadah untuk mengingat perbuatan Tuhan atas orang Israel, yang membawa mereka keluar dari perbudakan di Mesir. Jika Musa adalah nabi sang pembebas dari perbudakan di Mesir, jika Yesus adalah pembebas dari perbudakan dosa dan maut, maka SKENARIO “pembebasan”model Antikristus pun akan serupa, yaitu membawa pengikutnya keluar dari perbudakan si Perempuan. Membawa mereka keluar dari kontrol si perempuan.
Makna-makna “pembebasan” tsb akan ikut terbawa dalam segala tindakan nya. Dan ini sudah di petakan Alkitab. Hanya di Alkitab. Yang event nya akan di mulai setelah kingdom of Israel completely establish, tetapi dengan tetap menolak Yesus Kristus sebagai Raja nya. Dimna mereka akan mulai merayakan kembali perayaan potong korban di bait suci mereka. I will explain it!
Wahyu 20:4 “… Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Elohim; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka;..”
Menguji Kandidat “Binatang” Berdasarkan Indikator nya
Setelah saya melihat bahwa spirit Romawi memiliki potensi kembali berdasarkan keberlanjutan warisan hukumnya yang masih di adopsi, sistem pemerintahan dan pengaruhnya dalam geopolitik saat ini, tetapi di waktu yang sama juga saya melihat bahwa dia bukan satu-satu nya kekuatan. Presiden Turki, Erdogan bebrapa kali menyinggung konsep Neo Ottoman dalam pidato dan kebijakan nya.
15 Oktober 2016 Pidatonya di Universitas Recep Tayyip Erdogan : “Kita tidak bisa melupakan wilayah Ottoman—Aleppo, Mosul, Kirkuk, Batum, Thessaloniki, Varna, dan Yerusalem adalah milik kita.”
11 Oktober 2017 Kunjungan di Serbia : “Kita akan terus menjaga hubungan kita dengan wilayah Balkan, ini adalah warisan sejarah dan tanggung jawab kami.”
1 Oktober 2020 Pidato nya di Ankara : “Kita tidak bisa menjadi negara besar tanpa memahami kembali sejarah kita. Neo-Ottomanisme bukan nostalgia, tapi arah kebijakan.”
Dan itu menjadi variable baru signifikan yang gabisa di abaikan untuk melihat kemungkinan-kemungkinan lain yang akan muncul.
Kemudian di saat yang sama, bahkan sejak dulu dan berulang kali, Israel ingin kerajaan nya di pulihkan. Ini tergambar sangat jelas dalam teks Alkitab Perjanjian Baru pada jaman Yesus Kristus. Dimana saat itu, bahkan pengikut Nya sendiri masih berharap dan menanyakan kepada Yesus: “Kapan kerajaan Israel akan di pulihkan”. Yang secara konteks tradisi Yahudi saat itu adalah pemulihan secara Politik.
Kisah Para Rasul 1:6 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?”
Namun kemudian, setelah Yesus terangkat dan mereka yang percaya ini menerima kuasa Roh Kudus, mereka mulai memahami SEMUA maksud Yesus tentang “kerajaan” itu. Yaitu bukan dalam konteks dunia ini, tetapi dalam konteks kerajaan Kekal di Sorga. Lalu bagi Yahudi yang tidak percaya Yesus? Mereka MASIH berharap terus seorang raja yang memimpin mereka, untuk menegakan kembali kerajaan yang serupa pada jaman Daud. See the different? Tidak heran jika dalam sejarah Yahudi pasca penyaliban, selalu ada upaya-upaya mendirikan kerajaan Israel namun selalu gagal. Yang pada PUNCAK NYA adalah nanti, tetapi tetap gagal karna ada kekuatan besar yang muncul.
1 Samuel 8:7 Tuhan berfirman kepada Samuel: “Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka.
Jadi, maksd saya adalah: kebangkitan Israel akan memicu kebangkitan kekuatan lain. Yang disebut sebagai binatang.
Tetapi..
Katakanlah yang di maksud binatang dalam kitab Wahyu adalah kembalinya Romawi. Ketika ini di uji dengan pola yang ada dalam Alkitab, untuk melihat apakah itu selaras atau tdk dengan nubuatan, menggunakan 6 indikator esensial ini:
Pertama: Perempuan duduk di atas Binatang. Dalam Wahyu 17:3 Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
Kedua: Naga/Iblis/Ilah imitasi dari konsep kekaisaran ini akan PERTAMA-TAMA memerangi keturunan si Perempuan. Yaitu iman yang memiliki akar dari si perempuam. Wahyu 12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.
Ketiga: Binatang akan mengalahkan si Perempuan. Dalam Wahyu 17:16 Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu dan binatang itu, mereka akan membenci perempuan itu dan akan membuat dia telanjang dan akan memakan dagingnya dan akan membakar dia dengan api.
Perempuan dalam konteks ini digambarkan sebagai otoritas besar yang sebelumnya menunggangi binatang. Gambaran tentang kontrol atau koalisi yang kemudian, binatang itu akan berbalik dan menghancurkan si perempuan.
Keempat: Binatang mendapat otoritas dari naga, dan seluruh bumi mengaguminya. Dalam Wahyu 13:2 … Dan naga itu memberikan kepada binatang itu kekuatannya, takhtanya dan kekuasaannya yang besar. Wahyu 13:4 Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: “Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?”
Arti nya kerajaan tsb mendapat otoritas dari iblis, yang dalam konteks di kerajaan tsb, dia adalah ilah nya. Ini bukanlah ilah yang sama dengan YHWH.
Kelima: Pemberian tanda oleh Binatang ke penduduk bumi untuk bertransaksi jual-beli, sebuah konsep ekonomi global. Dalam Wahyu 13:16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
Wahyu 13:17 dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
Seperti yang sudah saya bahas di atas, tanda ini bukan chip atau barcode/dll yang berkaitan dengan Technology. Iblis sangat cerdik, tapi Alkitab sudah memetakan dia, kita hanya perlu memahami Alkitab saja.
Keenam: Binatang dan nabi palsu akan tertangkap hidup-hidup, dan dihukum secara langsung oleh Tuhan. Wahyu 19:20 Dan binatang itu ditangkap, dan bersama-sama dengan dia tertangkap juga nabi palsu yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya… Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.
Binatang (Religion & State Antikristus) dan nabi palsu (yang menopangnya/yang mempromosikan kekuasaan binatang) tidak dihancurkan oleh kekuatan duniawi, tetapi oleh langsung dari Tuhan.
Maka..
Berdasarkan indikator-indikator tsb, justru kebangkitan Romawi ini lebih menggenapi sebagai si Perempuan, yang menggabungkan kekuatan politik, hukum, dan keagamaan dalam satu sistem terpusat. Karna dengan melihat ada nya fakta lain, yaitu trend di Turki yang secara konsisten mempromosikan narasi kebangkitan kembali Ottoman, pola skenario penggenapan nubuatan justru semakin tergambar jelas.
Jika Romawi di anggap akan memberikan tanda Antikristus sebagai alat jual-beli manusia, maka apakah kekuatan lain akan tunduk dan menerima begitu saja? Saya yakin tidak. Justru kekuatan lain ini akan membentuk alternatif lain agar tidak bergantung dengan sistem si perempuan. Pola ini bisa kita analisa dari kondisi Geopolitik saat ini, bagaimana contoh nya US Dollar mau di tinggalkan sebgai alat transaksi global, lalu membentuk alternatif lain. Itu adalah cerminan bahwa sistem si Perempuan nanti nya tdk akan di terima secara universal, dan penolakan kepada sistemnya akan menjadi SINYAL KUAT untuk kedatangan binatang yang menghancurkan si Perempuan.
Maka setelah dimasukan nya fakta lain tadi sebagai variabel baru, dugaan bahwa Romawi akan menggenapi nubuat sebagai “binatang yang muncul kembali” dan akan “memberi tanda Antikristus”, menjadi tidak konsisten dengan kerangka indikator yang tercantum dalam Alkitab oleh karna ada nya kekuatan lain tsb.
Kemudian, ketika fakta ini dikombinasikan dengan tren di kalangan banyak orang Kristen yang meyakini bahwa Antikristus adalah kebangkitan dari kekaisaran Romawi, maka dugaan tersebut justru memperkuat kemungkinan bahwa akan banyak pihak termasuk umat Kristen sendiri yang mendukung penyerbuan terhadap “si Perempuan”. Sebab, mereka akan menyangka bahwa pemimpin dari si “Perempuan” itulah yang dimaksud oleh Alkitab sebagai Antikristus.
Selanjutnya, saya akan uraikan bagaimana raja ini (nabi palsu/Antikristus) akan bangkit dari Syiria. Sebab pola-pola ini terkoneksi begitu jelas dalam Alkitab, sehingga menggenapi pandangan orang Yahudi, bahwa di akhir zaman Asyur akan bangkit menindas Israel. Tetapi orang Yahudi yang tidak percaya Yesus akan melihat nubuat tsb sebagai peristiwa HISTORIS. Sehingga mereka mengira telah terjadi damai, namun tiba-tiba mereka ditimpa malapetaka yang telah di Wahyukan Tuhan kepada rasul-rasul Kristus.
1 Tesalonika 5:3 Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman — maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin — mereka pasti tidak akan luput.
1 Tesalonika 5:4 Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,
1 Tesalonika 5:5 karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.
1 Tesalonika 5:6 Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.
Amin.
~ vctrmldb